Askuning 15

Senin, 13 Juni 2011

RPP PAI SMA KELAS XII

Rencana Pelaksanaan PEMBELAJARAN  


Nomor                              : 01
Mata Pelajaran                : Pendidikan Agama Islam
Kelas/Semester               : XII/I
Pertemuan ke-                 : 1, 2
Waktu                               : 4 jam pelajaran
KKM                                 : 75

Standar Kompetensi       : 1. Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang anjuran bertoleransi

Kompetensi Dasar          : 1.1 Membaca Q.S. al-Kafirun Ayat 1–6, Yunus Ayat 40–41, dan al-Kahfi  Ayat 29
                                            1.2 Menjelaskan arti Q.S. al-Kafirun Ayat 1– 6, Yunus Ayat 40–41, dan al-Kahfi  Ayat 29
                                          1.3 Menampilkan perilaku bertoleransi seperti terkandung dalam Q.S. al-Kafirun Ayat 1–6, Yunus Ayat 40–41, dan al-Kahfi  Ayat 29

Indikator                          : 1. Mampu membaca Q.S. al-Kafir- un Ayat 1–6, Yunus Ayat 40–41,  dan al-Kahfi Ayat 29 dengan baik dan benar
                                         2. Mampu mengidentifikasi tajwid dalam Q.S. al-Kafirun Ayat 1–6, Yunus Ayat 40–41, dan al-Kahfi  Ayat 29
                                         3. Mampu mengartikan per kata Q.S. al-Kafirun Ayat 1–6, Yunus Ayat 40–41, dan al-Kahfi  Ayat 29 dengan baik dan benar
4. Mampu mengartikan per ayat Q.S. al-Kafir- un Ayat 1–6, Y- unus Ayat 40–41, dan al-Kahf Ayat 29
5. Mampu menerjemahkan Q.S. al-K- afirun Ayat 1–6, Y- unus Ayat 40–41, dan al-Kahfi  Ayat 29
6. Mampu mengidentifikasi perilaku bertoleransi sesuai dengan Q.S. al-K- afir- un Ayat 1–6, Y- unus Ayat  40–41,
       dan al-Kahfi  Ayat 29 dengan baik dan benar
7. Mampu mempraktikkan perilaku bertoleransi sesuai dengan Q.S. al-K- afir- un Ayat 1–6, Yunus Ayat  40–41, dan al-Kahfi  Ayat 29
8.                                                                                                                             Mampu menunjukkan perilaku bertoleransi dalam kehidupan sehari-hari

I. Materi Pembelajaran
          Q.S. al-Kafirun Ayat 1–6, Yunus Ayat 40–41, dan al-Kahf Ayat 29

II. Metode Pembelajaran
              Ceramah, tanya jawab, praktik, dan pemberian tugas

III. Tujuan Pembelajaran
Membaca dengan fasih dan memahami isi kandungan Q.S. al-Kafirun Ayat  1–6, Yunus Ayat 40–41, dan al-Kahf Ayat 29 serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

IV. Langkah-Langkah
1. Pendahuluan
a.  Guru memberi salam dan memulai pelajaran dengan mengucapkan basmalah  dan berdoa bersama.
b. Guru memimpin tadarus bersama selama 5–10 menit dengan membuka Al-Qur’an atau halaman tadarus pada buku  Integrasi Budi Pekerti dalam Pendidikan Agama Islam  terbitan Tiga Serangkai.
c. Guru menjelaskan secara singkat materi yang akan dipelajari dengan kompetensi dasarnya.
d. Guru menjelaskan secara singkat langkah-langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan.
 .
2. Kegiatan Inti
Dalam kegiatan inti, guru dan siswa melakukan beberapa kegiatan sebagai berikut:

a. Eksplorasi
1) Untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan siswa tentang Q.S. al-Kafir un Ayat 1–6, Yunus Ayat 40–41, dan al-Kahf Ayat 29, guru mengajukan beberapa pertanyaan dengan contoh sebagai berikut:
a) Pernahkah kalian mendengar orang lain membaca Q.S. al- Kafirun Ayat 1–6, Yunus Ayat 40–41, dan al-Kahf Ayat 29?
b) Pernahkah kalian membaca kandungan Q.S. al-K- afir - un Ayat 1–6, Yunus Ayat 40–41, dan al-Kahf Ayat 29?
2) Guru menunjuk seorang siswa yang sudah fasih membaca Al- Qur’an untuk memimpin siswa-siswa lain guna membaca ayat- ayat Al-Qur’an tersebut di bawah bimbingan guru. Lakukan dua hingga tiga kali.
3) Setelah siswa selesai membaca secara klasikal, guru menunjuk beberapa siswa untuk membaca kandungan ayat-ayat tersebut
4) Guru meminta beberapa siswa menjelaskan hukum bacaan yang terdapat dalam ayat-ayat tersebut.

b. Konsolidasi Pembelajaran
1) Siswa membaca arti Q.S. al-Kafir - un Ayat 1–6, Yunus Ayat 40–41, dan al-Kahf Ayat 29. Selanjutnya, guru mengajukan pertanyaan
2) Guru meminta siswa menyalin ayat-ayat tersebut beserta artinya dengan benar
                3) Guru kemudian menjelaskan hukum bacaan (tajwid) yang terdapat pada     ayat-ayat tersebut
                4) Siswa berdiskusi tentang bertoleransi sebagaimana yang terkandung    dalam ayat-ayat tersebut secara berkelompok.
               5) Siswa mempresentasikan hasil diskusinya.

            c. Pembentukan Sikap dan Perilaku
1) Q.S. al-Kafirun Ayat 1–6, Yunus Ayat 40–41, dan al-Kahf Ayat 29 menjelaskan tentang bertoleransi. Penjelasan itu memberikan hikmah agar manusia bersedia menerima dan memahami perbedaan dengan sesama.
2) Q.S. al-Kafirun Ayat 1–6, Yunus Ayat 40–41, dan al-Kahf Ayat 29
juga memerintahkan manusia untuk saling menghargai dan saling menghormati. Perbedaan tidak seharusnya disikapi dengan permusuhan, tetapi dengan toleransi dan saling menghargai

3. Kegiatan Akhir
a. Guru meminta siswa untuk sekali lagi membaca Q.S. al-Kafirun Ayat 1–6, Yunus Ayat 40–41, dan al-Kahf Ayat 29 sebagai penutup pelajaran
b. Guru meminta siswa agar rajin belajar untuk memahami ayat-ayat tersebut.
c.  Guru menutup pelajaran dengan membaca doa, hamdalah, dan mengucapkan salam
V. Sumber/Bahan/Alat
1. Al-Qur’an dan terjemahnya
2. Buku  Pendidikan Agama Islam 3  terbitan Yudistira tahun 2006, Jakarta.
3. Buku tafsir
4. Buku  ‘Ul umul-Qur’ an
     5. Buku tajwid
6. Internet
7. Ensiklopedi Islam

VI. Penilaian
Tes tulis, tes  performance,  tes produk, tes sikap, dan portofolio

A. Tes Tulis
Tes tulis dapat dilakukan dengan menggunakan latihan pada  Buku  Pendidikan Agama Islam 3  terbitan Yudistira, halaman 13 s.d. 16.

B. Tes  Performance

NO.
NAMA SISWA
KEMAMPUAN MEMBACA
1
2
3
4
5






















Skor tes  performance:
1. Membaca lancar dan baik = 80–90 = A
2. Membaca lancar kurang baik = 70–79 = B
3. Membaca terbata-bata = 60–69 = C
4. Membaca terbata-bata dengan bantuan guru = 50–59 = D
5. Tidak dapat membaca = < 50 = E

C. Tes Produk
Buatlah karangan yang dengan tema ”toleransi dalam pergaulan”! Gunakan ayat Al-Qur’an dan hadis untuk mendukung tulisanmu!
           
NO.
NAMA
SISWA
JUDUL
KARANGAN
ASPEK YG DINILAI
RATA2























Keterangan:
A. Ketepatan dan kesesuaian ayat dan hadis dengan tema
B. Alur dan sistematika
C. Kerapian
D. Akurasi pembahasan
Nilai menggunakan skala antara 10–100.






D. Tes Sikap


NO.
PERNYATAAN
SS
S
TS
STS
1.
Walaupun saling mencintai, pemuda dan pemudi
Yang berbeda agama tidak boleh menikah.




2.
Kita boleh berbisnis dengan orang yang berbeda agama .




3.
Saya tidak mau menghadiri perayaan hari besar teman akrab karena berbeda agama.




4.
Kita harus menjaga kebersamaan di kampung kita walaupun ada beberapa tetangga yang menganut agama lain.





Keterangan:
SS   = Sangat setuju = 50
S     = Setuju = 40
TS   = Tidak setuju = 10
STS = Sangat tidak setuju = 0

E. Portofolio
Tes pengalaman dilakukan dengan menggunakan portofolio. Dalam hal ini, guru mencatat pengalaman agama berdasarkan apa yang dilihat, laporan rekan guru atau pegawai lainnya, dan laporan orang tua siswa.





                                                                                        Sindang, 28 Mei 2011

    Mengetahi :                                                                   Guru Mata Pelajaran
     Kepala SMA PGRI 2 Sindang



Drs. KUSWAJA   SM.                                                      AL ASY’ARI, S.AG
     NIP. 19521225 197702 1001                                        NIP. 19580715 198503 1011














            Rencana Pelaksanaan PEMBELAJARAN 


Nomor                              : 02
Mata Pelajaran                : Pendidikan Agama Islam
Kelas/Semester               : XII/I
Pertemuan ke-                 : 3, 4
Waktu                               : 4 jam pelajaran
Standar Kompetensi       : 2. Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang etos kerja Kompetensi Dasar         :   2.1.  Membaca Q.S. al-Mujadilah Ayat 11 dan al-Jumu‘ah 
          ayat 9 - 10                                                          
  2.2. Menjelaskan arti Q.S. al-Mujadilah Ayat 11 dan
          Al Jum’ah :  9 - 10
  2.3. Menampilkan perilaku memiliki etos kerja seperti ter
          Kandung dalam Q.S. al-Mujadilah Ayat 11 dan  Al -
   Jumu‘ah Ayat  9–10

Indikator                          : 1. Mampu membaca Q.S. al-Mujadilah Ayat 11 dan al-Jumu‘ah Ayat 9–10 dengan baik dan benar
                                            2. Mampu mengidentifikasi tajwid dalam Q.S. al-Muja dilah Ayat 11 dan al-Jumu‘ah Ayat 9–10
         3. Mampu mengartikan per kata Q.S. al-Muj- adilah Ayat
11 dan al-Jumu‘ah Ayat 9–10 dengan baik dan benar
                                            4. Mampu mengartikan per ayat Q.S. al-Mujadilah Ayat   11 dan al-Jumu‘ah Ayat 9–10
                                            5. Mampu menerjemahkan Q.S. al-Mujadilah Ayat 11  dan al-Jumu‘ah Ayat 9–10.
6. Mampu mengidentifikasi perilaku memiliki etos kerja  sesuai dengan Q.S. al-Mujadilah Ayat 11 dan al-Jumu‘ah Ayat 9–10 dengan baik dan benar.
7. Mampu mempraktikkan perilaku memiliki etos kerja sesuai dengan Q.S. al-Mujadilah Ayat 11 dan al- Jumu‘ah Ayat 9–10
8. Mampu menerapkan perilaku memiliki etos kerja sesuai
dengan Q.S. al-Mujadilah Ayat 11 dan al-Jumu‘ah Ayat 9–10

I. Materi Pembelajaran
Q.S. al-Muj- adilah Ayat 11 dan al-Jumu‘ah Ayat  9–10

II. Metode Pembelajaran
Ceramah, tanya jawab, praktik, dan pemberian tugas

III. Tujuan Pembelajaran
 Membaca dengan fasih dan memahami isi kandungan Q.S. al-Mujadilah Ayat  11 dan al-Jumu‘ah Ayat 9–10 serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.


IV. Langkah-Langkah
   
1. Pendahuluan
           a. Guru memberi salam dan memulai pelajaran dengan mengucapkan basmalah  dan berdoa bersama.
b. Guru memimpin tadarus bersama selama 5–10 menit dengan membuka Al-Qur’an atau halaman tadarus pada buku  Pendidikan Agama Islam 3  terbitan Yudistira tahun 2006, Jakarta.
c. Guru menjelaskan secara singkat materi yang akan dipelajari dengan kompetensi dasarnya.
d. Guru menjelaskan secara singkat langkah-langkah pembelajaran yang
akan dilaksanakan.

2. Kegiatan Inti
Dalam kegiatan inti, guru dan siswa melakukan beberapa kegiatan sebagai berikut.

a. Eksplorasi
1) Untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan siswa tentang Q.S. al-Muj- adilah Ayat 11 dan al-Jumu‘ah Ayat 9–10, guru mengajukan beberapa pertanyaan dengan contoh sebagai berikut:
a) Pernahkah kalian mendengar orang lain membaca Q.S. al-Mujadilah Ayat 11 dan al-Jumu‘ah Ayat 9–10?
b) Pernahkah kalian membaca kandungan Q.S. al-Mujadilah Ayat 11 dan al-Jumu‘ah Ayat 9–10?
2) Guru menunjuk seorang siswa yang sudah fasih membaca Al-Qur’an untuk memimpin siswa-siswa lain guna membaca ayat- ayat Al-Qur’an tersebut di bawah bimbingan guru. Lakukan dua hingga tiga kali.
                 3) Setelah siswa selesai membaca secara klasikal, guru menunjuk beberapa siswa untuk membaca kandungan ayat-ayat tersebut.
                 4) Guru meminta beberapa siswa menjelaskan hukum bacaan yang terdapat dalam ayat-ayat tersebut.

b. Konsolidasi Pembelajaran
1) Siswa membaca arti Q.S. al-Muj- adilah Ayat 11 dan al-Jumu‘ah Ayat 9–10. Selanjutnya, guru mengajukan pertanyaan tentang arti ayat-ayat tersebut.
                2) Guru meminta siswa menyalin ayat-ayat tersebut beserta artinya dengan benar.
3) Guru kemudian menjelaskan hukum bacaan (tajwid) yang terdapat pada ayat-ayat tersebut
                4) Siswa berdiskusi tentang etos kerja sebagaimana yang terkandung dalam ayat-ayat tersebut secara berkelompok.
5) Siswa mempresentasikan hasil diskusinya.

c. Pembentukan Sikap dan Perilaku
                1) Q.S. al-Muj- adilah Ayat 11 dan al-Jumu‘ah Ayat 9–10 menjelaskan                     tentang keharusan seorang muslim memiliki etos kerja.
                2) Ayat-ayat tersebut juga mengajarkan kepada kaum muslim agar menerapkan sikap seimbang dalam memenuhi kebutuhan duniawi dan ukhrowi.


3. Kegiatan Akhir
a. Guru meminta siswa untuk sekali lagi membaca Q.S. al-Mujadilah Ayat 11 dan al-Jumu‘ah Ayat 9–10 sebagai penutup pelajaran
b. Guru meminta siswa agar rajin belajar untuk memahami ayat-ayat tersebut.
            c.  Guru menutup pelajaran dengan membaca doa, hamdalah, dan mengucapkan salam.
V. Sumber/Bahan/Alat
1. Al-Qur,an dan terjemahnya
2. Buku  Integrasi Budi Pekerti dalam Pendidikan Agama Islam 3  terbitan
Tiga Serangkai tahun 2007
3. Buku tafsir
4. Buku  ‘Ul umul-Qur’ an
5. Buku tajwid
6. Ensiklopedi Islam

VI. Penilaian
Tes tulis, tes  performance,  tes produk, tes sikap, dan portofolio
A. Tes Tulis
Tes tulis dapat dilakukan dengan menggunakan latihan pada buku        Integrasi Budi Pekerti dalam Pendidikan Agama Islam 3  halaman 15–17.

B. Tes  Performance
NO.
NAMA SISWA
KEMAMPUAN MEMBACA
1
2
3
4
5














Skor tes  performance:
1. Membaca lancar dan baik = 80–90 = A
2. Membaca lancar kurang baik = 70–79 = B
3. Membaca terbata-bata = 60–69 = C
4. Membaca terbata-bata dengan bantuan guru = 50–59 = D
5. Tidak dapat membaca = < 50 = E

C. Tes Produk
Buatlah karangan yang dengan tema ”meningkatkan produktivitas kerja”!
       Gunakan ayat Al-Qur’an dan hadis untuk mendukung tulisanmu!
           
NO.
NAMA
SISWA
JUDUL
KARANGAN
ASPEK YG DINILAI
RATA2
























Keterangan:
A. Ketepatan dan kesesuaian ayat dan hadis dengan tema
B. Alur dan sistematika
C. Kerapian
D. Akurasi pembahasan
     Nilai menggunakan skala antara 10–100.

D. Tes Sikap
     
NO.
PERNYATAAN
SS
S
TS
STS
1.
Saya yakin bahwa kerja keras adalah kunci sukses.




2.
 Malas merupakan pangkal kegagalan




....
.....................................................................




Keterangan:
SS = Sangat setuju = 50             TS   = Tidak setuju = 10
S   = Setuju = 40                        STS = Sangat tidak setuju = 0



E. Portofolio
Tes pengalaman dilakukan dengan menggunakan portofolio. Dalam hal ini, guru mencatat pengalaman agama berdasarkan apa yang dilihat, laporan rekan guru atau pegawai lainnya, dan laporan orang tua siswa.



                                                                                         Sindang, 28 Mei 2011

     Mengetahui :                                                               Guru Mata Pelajaran
    Kepala SMA PGRI 2 Sindang





Drs. KUSWAJA   SM.                                                      AL ASY’ARI, S.AG
     NIP. 19521225 197702 1001                                        NIP. 19580715 198503 1011




































           
Rencana Pelaksanaan PEMBELAJARAN


Nomor                              : 03
Mata Pelajaran                : Pendidikan Agama Islam
Kelas/Semester               : XII/I
Pertemuan ke-                 : 5, 6
Waktu                               : 4 jam pelajaran
Standar Kompetensi       : 3. Meningkatkan keimanan kepada hari akhir
Kompetensi Dasar          : 3.1 Menampilkan perilaku yang mencerminkan keimanan
   kepada hari akhir.
                                             3.2 Menerapkan hikmah beriman kepada hari akhir
Indikator                          : 1. Mampu menjelaskan pengertian iman kepada hari akhir
2. Mampu menyebutkan nama-nama hari kiamat
3. Mampu menjelaskan hari kiamat menurut ilmu alam
4. Mampu menjelaskan fase-fase hari kiamat
5. Mampu menjelaskan tentang surga dan neraka
6. Mampu menjelaskan fungsi beriman kepada hari akhir
7. Mampu mengidentifikasi tanda-tanda beriman kepada hari akhir.
8. Mampu menjelaskan tanda-tanda beriman kepada hari akhir

I. Materi Pembelajaran
Hari akhir

II. Metode Pembelajaran
Ceramah, tanya jawab, dan pemberian tugas

III. Tujuan Pembelajaran
Menyebutkan dan menjabarkan pengertian iman kepada hari akhir, tanda-tanda kiamat, kehidupan setelah hari kiamat serta menunjukkan perilaku yang sesuai dengan keimanan terhadap hari akhir dalam kehidupan sehari-hari.

IV. Langkah-Langkah
1. Pendahuluan
a. Guru memberi salam dan memulai pelajaran dengan mengucapkan basmalah  dan berdoa bersama.
b. Guru memimpin tadarus bersama selama 5–10 menit dengan membuka Al-Qur’an atau halaman tadarus pada buku  Integrasi Budi Pekerti dalam Pendidikan Agama Islam  terbitan Tiga Serangkai.
c. Guru menjelaskan secara singkat materi yang akan dipelajari dengan   kompetensi dasarnya
 .
d. Guru menjelaskan secara singkat langkah-langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan
      .
2. Kegiatan Inti
    Dalam kegiatan inti, guru dan siswa melakukan beberapa kegiatan sebagai   berikut.

     a. Eksplorasi
1) Untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan siswa tentang pengertian iman kepada hari akhir, tanda-tanda kiamat, dan kehidupan setelah hari kiamat, guru mengajukan beberapa
Pertanyaan dengan contoh sebagai berikut :
.
a) Pernahkah kalian membaca buku hari akhir?
b) Tahukah kalian tanda-tanda akan datangnya hari kiamat?
c) Apa yang akan dialami manusia setelah hari kiamat?
2) Guru memberi pengantar dengan menjelaskan pengertian iman kepada     hari akhir, tanda-tanda kiamat, dan kehidupan setelah hari kiamat.
3) Siswa berdiskusi tentang pengertian iman kepada hari akhir, tanda- tanda kiamat, dan kehidupan setelah hari kiamat
4)    Siswa mencari ayat-ayat Al-Qur’an yang berhubungan dengan pengertian iman kepada hari akhir, tanda-tanda kiamat, dan kehidupan setelah hari kiamat.

b. Konsolidasi Pembelajaran
1) Siswa membahas pengertian iman kepada hari akhir.
2) Siswa membahas tanda-tanda kiamat.
3) Siswa membahas kehidupan setelah hari kiamat.
c. Pembentukan Sikap dan Perilaku
1) Dengan membahas keimanan kepada hari akhir, manusia menyadari kehidupan di dunia bersifat sementara. Setelah itu, manusia akan menempuh kehidupan di alam keabadian.
2) Keimanan kepada hari akhir akan memotivasi manusia guna mempersiapkan bekal yang sebaik-baiknya untuk menghadapi kehidupan akhirat

3. Kegiatan Akhir
a. Guru meminta siswa untuk sekali lagi mengulang pokok pembahasan tentang pengertian iman kepada hari akhir, tanda-tanda kiamat, dan kehidupan setelah hari kiamat sebagai penutup pertemuan.
b. Guru meminta siswa agar rajin mempelajari arti dan hikmah iman kepada hari akhir.

c. Guru menutup pelajaran dengan membaca doa, hamdalah, dan mengucapkan salam.

V. Sumber/Bahan/Alat
1. Al-Qur’an dan terjemahnya
2. Buku  Integrasi Budi Pekerti dalam Pendidikan Agama Islam 3  terbitan     Tiga Serangkai tahun 2007
3. Buku akidah akhlak
4. Ensiklopedi Islam

VI. Penilaian
      Tes tulis, tes sikap, dan portofolio

A. Tes Tulis
Tes tulis dapat dilakukan dengan menggunakan latihan pada buku  Integrasi Budi Pekerti dalam Pendidikan Agama Islam 3  halaman 34–36.






B. Tes Sikap

NO.
PERNYATAAN
SS
S
TS
STS
1.
Tanda-tanda kiamat telah muncul pada saat ini




2.
Orang yang tidak mengingat kematian adalah orang yang melupakan kehidupan akhirat




3.
Kita tidak boleh takut mati, tetapi juga tidak boleh  menginginkan mati




4.
Orang yang beriman kepada hari akhir akan hati-hati dalam bertindak





Keterangan:
SS = Sangat setuju = 50
S = Setuju = 40
TS = Tidak setuju = 10
STS = Sangat tidak setuju = 0

C. Portofolio                                     
Tes pengalaman dilakukan dengan menggunakan portofolio. Dalam hal ini,    guru mencatat pengalaman agama berdasarkan apa yang dilihat, laporan rekan guru atau pegawai lainnya, laporan orang tua siswa, dan jurnal kegiatan keagamaan.




                                                                                        Sindang, 28 Mei 2011

    Mengetahui :                                                                Guru Mata Pelajaran
   Kepala SMA PGRI 2 Sindang



Drs. KUSWAJA   SM.                                                      AL ASY’ARI, S.AG
     NIP. 19521225 197702 1001                                        NIP. 19580715 198503 1011




















            Rencana Pelaksanaan PEMBELAJARAN 



Nomor                              : 04
Mata Pelajaran                : Pendidikan Agama Islam
Kelas/Semester :             XII/I
Pertemuan ke-                 : 7, 8
Waktu                               : 4 jam pelajaran
Standar Kompetensi       : 4. Membiasakan berperilaku terpuji
Kompetensi Dasar          : 4.1 Menjelaskan pengertian adil, rida, dan amal saleh
         4.2  Menampilkan contoh perilaku adil, rida, dan amal    saleh
4.3  Membiasakan perilaku adil, rida, dan amal saleh  dalam kehidupan sehari-hari
Indikator                          : 1. Mampu menjelaskan pengertian adil
2.Mampu menjelaskan dalil naqli tentang perintah berbuat adil
3. Mampu menjelaskan pengertian rida
4. Mampu menjelaskan dalil naqli tentang perintah bersikap rida
5. Mampu menjelaskan pengertian amal saleh
6. Mampu menjelaskan dalil naqli tentang perintah beramal saleh
7. Mampu menunjukkan contoh-contoh perilaku adil
8. Mampu menunjukkan contoh-contoh sikap rida
9. Mampu menunjukkan contoh-contoh beramal saleh
10. Mampu membiasakan diri untuk menerapkan perilaku adil dalam kehidupan sehari-hari
11. Mampu membiasakan diri untuk menerapkan sikap rida dalam kehidupan sehari-hari
12. Mampu membiasakan diri untuk beramal saleh dalam
kehidupan sehari-hari
I. Materi Pembelajaran
Adil rida, dan amal saleh

II. Metode Pembelajaran
Ceramah, tanya jawab, dan pemberian tugas

III. Tujuan Pembelajaran
Menjelaskan keutamaan adil, rida, dan amal saleh serta menerapkan hikmahnya dalam kehidupan

IV. Langkah-Langkah
1. Pendahuluan
a. Guru memberi salam dan memulai pelajaran dengan mengucapkan basmalah  dan berdoa bersama.
b. Guru memimpin tadarus bersama selama 5–10 menit dengan membuka Al-Qur’an atau halaman tadarus pada buku  Integrasi Budi Pekerti dalam Pendidikan Agama Islam  terbitan Tiga Serangkai.
c.  Guru menjelaskan secara singkat materi yang akan dipelajari dengan kompetensi dasarnya.
d. Guru menjelaskan secara singkat langkah-langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan.
2. Kegiatan Inti
    Dalam kegiatan inti, guru dan siswa melakukan beberapa kegiatan sebagai berikut.

a. Eksplorasi
    1) Guru memberi pengantar dengan menjelaskan pengertian dan macam-macam akhlak.
    2) Siswa berdiskusi tentang pengertian tobat dan raja’.
    3) Siswa berdiskusi manfaat bertobat dan sikap raja’.

b. Konsolidasi Pembelajaran
    1) Guru menambahkan penjelasan mengenai pengertian dan manfaat adil, rida, dan amal saleh.
    2) Siswa berdiskusi mengenai pengertian dan keutamaan adil disertai dalil    naqlinya.
    3) Siswa berdiskusi mengenai pengertian dan keutamaan rida disertai dalil naqlinya.
    4) Siswa berdiskusi mengenai pengertian dan keutamaan amal saleh disertai dalil naqlinya.
     5) Guru menggarisbawahi pentingnya adil, rida, dan amal saleh.

c. Pembentukan Sikap dan Perilaku
1)Dengan mempelajari akhlak terpuji, manusia akan menyadari pentingnya menerapkan perialaku adil, rida, dan amal saleh. Dengan menerapkan hal itu, manusia akan mencapai kebahagiaan dan harmoni dalam kehidupan bermasyarakat.
2) Sikap rida merupakan salah kunci dalam mencapai kesuksesan.

3. Kegiatan Akhir
a. Guru meminta siswa untuk sekali lagi merenungkan pentingnya sikap adil dalam kehidupan sebagai penutup materi pelajaran.
b. Guru meminta siswa agar menerapkan sikap rida dan memperbanyak amal soleh dalam kehidupan sehari-hari.
c.  Guru menutup pelajaran dengan membaca doa, hamdalah, dan mengucapkan salam.

V. Sumber/Bahan/Alat
1. Al-Qur’an dan terjemahnya
     2. Buku  Integrasi Budi Pekerti dalam Pendidikan Agama Islam 3  terbitan Tiga  Serangkai tahun 2007
     3. Buku akidah akhlak
     4. Ensiklopedi Islam

VI. Penilaian
Tes tulis, tes sikap, dan portofolio

A. Tes Tulis
Tes tulis dapat dilakukan dengan menggunakan latihan pada buku        Integrasi Budi Pekerti dalam Pendidikan Agama Islam 3  halaman 50–51.







B. Tes Sikap

NO.
PERNYATAAN
SS
S
TS
STS
1.
Adil tidak berarti dibagi sama rata tanpa ada pertimbangan proporsional




2.
Seseorang yang tidak memperhatikan kebutuhan jasmaninya berarti ia telah berbuat tidak adil kepada dirinya sendiri




3.
Untuk menjauhi perbuatan maksiat kita membutuhkan kesabaran




4.
Berniat melakukan kebaikan sudah termasuk amal shalih.






Keterangan:
SS = Sangat setuju = 50
S = Setuju = 40
TS = Tidak setuju = 10
STS = Sangat tidak setuju = 0
C. Portofolio
Tes pengalaman dilakukan dengan menggunakan portofolio. Dalam hal ini, guru mencatat pengalaman agama berdasarkan apa yang dilihat, laporan rekan guru atau pegawai lainnya, laporan orang tua siswa, dan jurnal kegiatan keagamaan.




                                                                                        Sindang, 28 Mei 2011

     Mengetahui :                                                               Guru Mata Pelajaran
    Kepala SMA PGRI 2 Sindang





Drs. KUSWAJA   SM.                                                      AL ASY’ARI, S.AG
     NIP. 19521225 197702 1001                                        NIP. 19580715 198503 1011










            Rencana Pelaksanaan PEMBELAJARAN 


Nomor                              : 05
Mata Pelajaran                : Pendidikan Agama Islam
Kelas/Semester               : XII/I
Pertemuan ke-                 : 9, 10, 11
Waktu                               : 6 jam pelajaran
Standar Kompetensi       : 5. Memahami hukum Islam tentang hukum keluarga
Kompetensi Dasar          : 5.1 Menjelaskan ketentuan hukum perkawinan dalam Islam
                                            5.2 Menjelaskan hikmah perkawinan
5.3 Menjelaskan ketentuan perkawinan menurut  perunda ng-undangan di Indonesia
Indikator                          : 1. Mampu menjelaskan pengertian, hukum, tujuan, dan ru
                                                kun pernikahan.         


2. Mampu menjelaskan pengertian talak, idah, ila‘, zihar, khuluk, dan fasakh
3. Mampu menjelaskan hikmah pernikahan
4. Mampu menjelaskan hikmah talak, idah, dan rujuk
5. Mampu menjelaskan ketentuan perkawinan menurut perundang-undangan tentang perkawinan di Indonesia
6. Mampu menguraikan kompilasi hukum tentang perkawinan di Indonesia


I. Materi Pembelajaran   
     Munakahat

II. Metode Pembelajaran
     Ceramah, tanya jawab, dan pemberian tugas

III. Tujuan Pembelajaran
         Menjelaskan ketentuan munakahat serta menerapkannya hikmahnya dalam kehidupan sehari-hari

IV. Langkah-Langkah
1. Pendahuluan
a.  Guru memberi salam dan memulai pelajaran dengan mengucapkan basmalah  dan berdoa bersama.
b. Guru memimpin tadarus bersama selama 5–10 menit dengan membuka Al-Qur’an atau halaman tadarus pada buku  Integrasi Budi Pekerti dalam Pendidikan Agama Islam  terbitan Tiga Serangkai.
c. Guru menjelaskan secara singkat materi yang akan dipelajari dengan kompetensi dasarnya.
d. Guru menjelaskan secara singkat langkah-langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan.

2. Kegiatan Inti
Dalam kegiatan inti, guru dan siswa melakukan beberapa kegiatan sebagai berikut.

a. Eksplorasi
1) Guru memberi pengantar dengan menjelaskan ciri-ciri ibadah dalam Islam.
     2) Guru memberi pengantar dengan menjelaskan pengertian munakahat
     3) Siswa berdiskusi mengenai pengertian dan ketentuan munakahat.

b. Konsolidasi Pembelajaran
1) Siswa berdiskusi mengenai macam-macam hukum nikah.
2) Siswa berdiskusi mengenai macam-macam tujuan nikah.
3) Siswa berdiskusi mengenai macam-macam rukun nikah.
4) Siswa berdiskusi mengenai kewajiban suami istri.
5) Siswa berdiskusi mengenai hikmah nikah.
6) Siswa berdiskusi mengenai talak, idah, dan rujuk.
7) Siswa berdiskusi mengenai ila‘, lian, zihar, khuluk, dan fasakh.
8) Siswa berdiskusi mengenai Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974.
9) Guru menggarisbawahi pentingnya pelaksanaan hukum perkawinan dalam kehidupan sehari-hari.

c. Pembentukan Sikap dan Perilaku
1) Dengan mempelajari hukum perkawinan, kita mengerti hal-hal yang diperintahkan serta hal-hal yang dilarang dalam hubungan  antara laki-laki dan perempuan Islam. Dengan demikian, kita akan mampu mengerjakannya.
2) Mengerjakan hukum Islam merupakan kunci kebahagiaan manusia, baik di dunia maupun di akhirat. Oleh karena itu, siswa harus mampu mewujudkannya.

3. Kegiatan Akhir
a.  Guru meminta siswa untuk sekali lagi mengulang pokok pembahasan tentang hukum perkawinan sebagai penutup pertemuan.
b.  Guru meminta siswa agar rajin mempelajari hikmah dan manfaat pelaksanaan hukum perkawinan dalam kehidupan sehari-hari.
c.  Guru menutup pelajaran dengan membaca doa, hamdalah, dan mengucapkan salam.

V. Sumber/Bahan/Alat
1. Al-Qur’an dan terjemahnya
2. Buku  Integrasi Budi Pekerti dalam Pendidikan Agama Islam 3  terbitan Tiga Serangkai tahun 2007
3. Buku fikih
4. Ensiklopedi Islam

VI. Penilaian
Tes tulis, tes sikap, dan portofolio

A. Tes Tulis
Tes tulis dapat dilakukan dengan menggunakan latihan pada buku        Integrasi Budi Pekerti dalam Pendidikan Agama Islam 3  halaman 67–69.










B. Tes Sikap


NO.
PERNYATAAN
SS
S
TS
STS
1.
Bertunangan bukan berarti boleh melakukan segalanya




2.
Jika sudah mampu, sebaiknya seorang pemuda Muslim segera menikah




3.
Menikahkan tidak semata-mata untuk memenuhi kebutuhan biologis




4.
Anak-anak adalah pihak yang paling menderita jika terjadi perceraian





Keterangan:
SS   = Sangat setuju = 50
S     = Setuju = 40
TS   = Tidak setuju = 10
STS = Sangat tidak setuju = 0

C. Portofolio
Tes pengalaman dilakukan dengan menggunakan portofolio. Dalam hal ini, guru mencatat pengalaman agama berdasarkan apa yang dilihat, laporan rekan guru atau pegawai lainnya, laporan orang tua siswa, dan jurnal kegiatan keagamaan.





                                                                                        Sindang, 28 Mei 2011

     Mengetahui :                                                               Guru Mata Pelajaran
     Kepala SMA PGRI 2 Sindang





Drs. KUSWAJA   SM.                                                      AL ASY’ARI, S.AG
     NIP. 19521225 197702 1001                                        NIP. 19580715 198503 1011











            Rencana Pelaksanaan PEMBELAJARAN 


Nomor                              : 06
Mata Pelajaran                : Pendidikan Agama Islam
Kelas/Semester               : XII/I
Pertemuan ke-                 : 12, 13, 14
Waktu                               : 6 jam pelajaran
Standar Kompetensi       : 6. Memahami perkembangan Islam di Indonesia
Kompetensi Dasar          : 6.1 Menjelaskan perkembangan Islam di Indonesia
                                             6.2  Menampilkan contoh perkembangan Islam di Indonesia
                                           6.3 Mengambil hikmah dari perkembangan Islam di Indo nesia
Indikator                          :1.  Mampu menjelaskan proses masuknya Islam di Indonesia
2. Mampu menjelaskan perkembangan Islam di Sumatra
3. Mampu menjelaskan perkembangan Islam di Jawa
4. Mampu menjelaskan perkembangan Islam di Sulawesi
5. Mampu menjelaskan perkembangan Islam di Kalimantan
6. Mampu menjelaskan perkembangan Islam di Maluku dan Irian Jaya
7. Mampu menjelaskan perkembangan Islam di Nusa Tenggara
8. Mampu menjelaskan peranan umat Islam Indonesia dari masa ke masa
9. Mampu menyebutkan beberapa contoh peristiwa perkembangan Islam di Sumatra, Jawa, Sulawesi, Kalimantan, Maluku, Irian Jaya, dan Nusa Tenggara
10.  Mampu menjelaskan manfaat dari contoh peristiwa perkembangan Islam di Indonesia
11. Mampu mengidentifikasi hikmah perkembangan Islam
      di Indonesia
12.  Mampu menjelaskan hikmah perkembangan Islam di Indonesia

I. Materi Pembelajaran
    Perkembangan Islam di Indonesia

II. Metode Pembelajaran
      Ceramah, tanya jawab, dan pemberian tugas

III. Tujuan Pembelajaran
      Menjelaskan perkembangan sejarah dan kebudayaan Islam di Indonesia serta menerapkan hikmahnya dalam kehidupan sehari-hari

IV. Langkah-Langkah
1. Pendahuluan
a.  Guru memberi salam dan memulai pelajaran dengan mengucapkan    basmalah  dan berdoa bersama.
b. Guru memimpin tadarus bersama selama 5–10 menit dengan membuka Al- Qur’an atau halaman tadarus pada buku  Integrasi Budi Pekerti dalam Pendidikan Agama Islam  terbitan Tiga Serangkai.
c.  Guru menjelaskan secara singkat materi yang akan dipelajari dengan kompetensi dasarnya.

d. Guru menjelaskan secara singkat langkah-langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan.

2. Kegiatan Inti
Dalam kegiatan inti, guru dan siswa melakukan beberapa kegiatan sebagai

berikut.
a. Eksplorasi
1) Guru memberi pengantar dengan menjelaskan pengertian ilmu tarikh, faktor-faktor yang mendorong perkembangannya, serta manfaat mempelajarinya.
     2) Siswa mendengarkan penjelasan secara ringkas mengenai perkembangan sejarah dan kebudayaan Islam di Indonesia.
3) Siswa menggali bahan yang bersangkutan dengan perkembangan perkembangan sejarah dan kebudayaan Islam di Indonesia
 .4)    Guru menggarisbawahi pentingnya mempelajari sejarah perkembangan sejarah dan kebudayaan Islam di Indonesia.

b. Konsolidasi Pembelajaran
1) Siswa merangkum materi yang didapatkan dari penggalian bahan di atas.
2) Siswa melakukan kajian kelompok tentang perkembangan sejarah dan kebudayaan Islam di Indonesia.
3) Siswa merumuskan hambatan-hambatan yang dialami umat Islam untuk mengembangkan ajaran Islam di Indonesia.
4) Siswa merumuskan keberhasilan-keberhasilan dan peranan umat Islam di Indonesia.
5) Guru menggarisbawahi pentingnya pemahaman terhadap sejarah dan kebudayaan Islam di Indonesia.

c. Pembentukan Sikap dan Perilaku
1) Pemahaman terhadap perkembangan sejarah dan kebudayaan Islam di Indonesia mendorong pengakuan kita terhadap jasa para penyiar agama Islam di Indonesia sehingga kita bisa mendapatkan hidayah dan memeluk agama Islam
2) Dari pemahaman terhadap sejarah dan kebudayaan Islam di Indo nesia, kita bisa menerapkan toleransi kepada sesama warga negara Indonesia yang memeluk agama lain.

3. Kegiatan Akhir
a.  Guru meminta siswa untuk sekali lagi mengulang pokok pembahasan tentang perkembangan sejarah dan kebudayaan Islam di Indonesia.
b. Guru meminta siswa agar merenungkan kembali sejarah dan kebudayaan Islam di Indonesia, serta meneladani dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
c.  Guru menutup pelajaran dengan membaca doa, hamdalah, dan mengucapkan salam.


V. Sumber/Bahan/Alat
     1. Al-Qur’an dan terjemahnya
2. Buku  Integrasi Budi Pekerti dalam Pendidikan Agama Islam 3  terbitan Tiga Serangkai tahun 2007
3. Buku tarikh
4. Ensiklopedi Islam

VI. Penilaian
      Tes tulis, tes sikap, dan portofolio

      A. Tes Tulis
Tes tulis dapat dilakukan dengan menggunakan latihan pada buku Integrasi Budi Pekerti dalam Pendidikan Agama Islam 3  halaman 90–92.

B. Tes Sikap

NO.
PERNYATAAN
SS
S
TS
STS
1.
Saya sangat bangga dengan para wali yang istika-
mah dalam menyebarkan agama Islam di Indonesia




2.
Walaupun jumlah umat Islam di Indonesia banyak, kita harus tetap melakukan dakwah




3.
...........




4.
...........





C. Portofolio
Tes pengalaman dilakukan dengan menggunakan portofolio. Dalam hal ini, guru mencatat pengalaman agama berdasarkan apa yang dilihat, laporan rekan guru atau pegawai lainnya, laporan orang tua siswa, dan jurnal kegiatan keagamaan.




                                                                                   Sindang, 28 Mei 2011

   Mengetahui :                                                             Guru Mata Pelajaran
   Kepala SMA PGRI 2 Sindang





Drs. KUSWAJA   SM.                                                 AL ASY’ARI, S.AG
     NIP. 19521225 197702 1001                                       NIP. 19580715 198503 1011











            Rencana Pelaksanaan PEMBELAJARAN 


Nomor                              : 07
Mata Pelajaran                : Pendidikan Agama Islam
Kelas/Semester               : XII/II
Pertemuan ke-                 : 15, 16, 17
Waktu                               : 6 jam pelajaran
Standar Kompetensi       : 7. Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang pengembangan
IPTEK
Kompetensi Dasar          : 7.1 Membaca Q.S. Y-    unus Ayat 101 dan al-Baqarah Ayat 164
7.2  Menyebutkan arti Q.S. Y- unus Ayat 101 dan al-Baqarah Ayat 164
7.3  Menampilkan perilaku mengembangkan IPTEK   seperti terkandung dalam Q.S. Y- unus Ayat 101 dan al-Baqarah Ayat 164
Indikator                          : 1. Mampu membaca Q.S. Yunus Ayat 101 dan al- Baqarah
   2. Mampu mengidentifikasi tajwid dalam Q.S. Yunus Ayat 101 dan al-Baqarah Ayat 164
3.            Mampu menyebutkan arti Q.S. Y- unus Ayat 101 dan al- Baqarah Ayat  164
4. Mampu menyimpulkan kandungan isi Q.S. Y- unus Ayat 101 dan al-Baqarah Ayat 164
5. Mampu mengidentifikasi usaha-usaha melestarikan lingkungan yang sesuai dengan Q.S. Yunus Ayat 101 dan al-Baqarah Ayat 164
6. Mampu mengidentifikasi perilaku dan sikap mengembang kan IPTEK
7. Mampu mempraktikkan perilaku dan sikap mengembang kan IPTEK

I. Materi Pembelajaran
    Q.S. Y- unus Ayat 101 dan al-Baqarah Ayat 164

II. Metode Pembelajaran
      Ceramah, tanya jawab, praktik, dan pemberian tugas

III. Tujuan Pembelajaran
       Membaca dengan fasih dan memahami isi kandungan Q.S. Y- unus Ayat 101    dan al-Baqarah Ayat 164 serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

V. Langkah-Langkah
1. Pendahuluan
a. Guru memberi salam dan memulai pelajaran dengan mengucapkan basmalah  dan berdoa bersama.
b. Guru memimpin tadarus bersama selama 5–10 menit dengan membuka Al-Qur’an atau halaman tadarus pada buku  Integrasi Budi Pekerti dalam Pendidikan Agama Islam  terbitan Tiga Serangkai.
c.  Guru menjelaskan secara singkat materi yang akan dipelajari dengan kompetensi dasarnya.
d. Guru menjelaskan secara singkat langkah-langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan.
2. Kegiatan Inti
     Dalam kegiatan inti, guru dan siswa melakukan beberapa kegiatan sebagai berikut.

a. Eksplorasi
1) Untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan siswa tentang Q.S. Y- unus Ayat 101 dan al-Baqarah Ayat 164, guru mengajukan beberapa pertanyaan dengan contoh sebagai berikut.
a) Pernahkah kalian mendengar orang lain membaca Q.S. Yunus Ayat   101 dan al-Baqarah Ayat 164?
b) Pernahkah kalian membaca kandungan Q.S. Y- unus Ayat 101 dan al-Baqarah Ayat 164?
2) Guru menunjuk seorang siswa yang sudah fasih membaca Al- Qur’an untuk memimpin siswa-siswa lain guna membaca ayat- ayat Al-Qur’an tersebut di bawah bimbingan guru. Lakukan dua hingga tiga kali.
3) Setelah siswa selesai membaca secara klasikal, guru menunjuk  beberapa siswa untuk membaca kandungan ayat-ayat tersebut.
4) Guru meminta beberapa siswa menjelaskan hukum bacaan yang terdapat dalam ayat-ayat tersebut.

b. Konsolidasi Pembelajaran
1) Siswa membaca arti Q.S. Y- unus Ayat 101 dan al-Baqarah Ayat 164. Selanjutnya, guru mengajukan pertanyaan tentang arti ayat-ayat tersebut.
2) Guru meminta siswa menyalin ayat-ayat tersebut beserta artinya dengan benar
3) Guru kemudian menjelaskan hukum bacaan (tajwid) yang terdapat pada ayat-ayat tersebut.
4) Siswa berdiskusi tentang proses kejadian manusia sebagaimana yang terkandung dalam ayat-ayat tersebut secara berkelompok.
5) Siswa mempresentasikan hasil diskusinya.

c. Pembentukan Sikap dan Perilaku
1) Q.S. Y- unus Ayat 101 dan al-Baqarah Ayat 164 menjelaskan tentang perintah untuk mengembangkan IPTEK.
2) Ayat-ayat tersebut juga menjelaskan agar kita memperhatikan fenomena alam di sekitar kita. Perilaku seperti itu akan mempertebal keimanan kita.

3. Kegiatan Akhir
a. Guru meminta siswa untuk sekali lagi membaca Q.S. Yunus Ayat  101 dan al-Baqarah Ayat 164 sebagai penutup pelajaran.
b. Guru meminta siswa agar rajin belajar untuk memahami ayat-ayat tersebut.
c. Guru menutup pelajaran dengan membaca doa, hamdalah, dan mengucapkan salam.

V. Sumber/Bahan/Alat
    1. Al-Qur’an dan terjemahnya
2. Buku  Integrasi Budi Pekerti dalam Pendidikan Agama Islam 3  terbitan Tiga Serangkai tahun 2007
3. Buku tafsir
4. Buku  ‘Ul umul-Qur’ an
5. Buku tajwid
6. Ensiklopedi Islam

VI. Penilaian
      Tes tulis, tes  performance,  tes produk, tes sikap, dan portofolio

       A. Tes Tulis
            Tes tulis dapat dilakukan dengan menggunakan latihan pada buku        Integrasi Budi Pekerti dalam Pendidikan Agama Islam 3  halaman 112–114.

B. Tes  Performance

NO.
NAMA SISWA
KEMAMPUAN MEMBACA
1
2
3
4
5






















Skor tes  performance:
1. Membaca lancar dan baik = 80–90 = A
2. Membaca lancar kurang baik = 70–79 = B
3. Membaca terbata-bata = 60–69 = C
4. Membaca terbata-bata dengan bantuan guru = 50–59 = D
5. Tidak dapat membaca = < 50 = E

C. Tes Produk
Buatlah karangan yang dengan tema ”menjadi muslim yang taat dan
berprestasi”! Gunakan ayat Al-Qur’an dan hadis untuk mendukung
tulisanmu!

NO.
NAMA
SISWA
JUDUL
KARANGAN
ASPEK YG DINILAI
RATA2
























Keterangan:
A. Ketepatan dan kesesuaian ayat dan hadis dengan tema
B. Alur dan sistematika
C. Kerapian
D. Akurasi pembahasan Nilai menggunakan skala antara 10–100.

D. Tes Sikap

NO.
PERNYATAAN
SS
S
TS
STS
1.
Saya bangga dengan para ilmuwan Muslim, seperti Ibnu Sina, Ibnu Rusyd, dan Alkhowarizmi




2.
Saya prihatin dengan ketertinggalan umat Islam saat ini dalam bidang IPTEK




3.
Kita harus memadukan ilmu agama dengan ilmu pengetahuan umum




4.
Intelektual yang beriman lebih tinggi derajatnya dibanding intelektual yang tidak beriman







Keterangan:
SS   = Sangat setuju = 50              TS   = Tidak setuju = 10
STS = Sangat tidak setuju = 0       S     = Setuju = 40

C. Portofolio
Tes pengalaman dilakukan dengan menggunakan portofolio. Dalam hal ini, guru mencatat pengalaman agama berdasarkan apa yang dilihat, laporan rekan guru atau pegawai lainnya, laporan orang tua siswa, serta jurnal salat dan tadarus.




                                                                                    Sindang, 28 Mei 2011

     Mengetahui :                                                          Guru Mata Pelajaran
     Kepala SMA PGRI 2 Sindang





Drs. KUSWAJA   SM.                                                 AL ASY’ARI, S.AG
     NIP. 19521225 197702 1001                                       NIP. 19580715 198503 1011





















            Rencana Pelaksanaan PEMBELAJARAN 


Nomor                              : 08
Mata Pelajaran                : Pendidikan Agama Islam
Kelas/Semester               : XII/II
Pertemuan ke-                 : 18, 19, 20, 21
Waktu                               : 8 jam pelajaran
Standar Kompetensi       : 8. Meningkatkan keimanan kepada qada dan qadar
Kompetensi Dasar          : 8.1 Menjelaskan tanda-tanda keimanan terhadap qada  
8.2 Menerapkan hikmah beriman kepada qada dan qadar
Indikator                          : 1. Mampu menjelaskan pengertian qada dan qadar
2. Mampu menjelaskan hubungan qada dan qadar
3. Mampu menjelaskan bukti-bukti qada dan qadar
4. Mampu menjelaskan pengertian sunatullah
5.   Mampu menjelaskan pengertian ikhtiar dan tawakal
6. Mampu menjelaskan fungsi dan hikmah beriman kepada qada dan qadar
7. Mampu menerapkan hikmah beriman kepada qada dan Qadar
I. Materi Pembelajaran
    Qada dan qadar

II. Metode Pembelajaran
     Ceramah, tanya jawab, dan pemberian tugas

III. Tujuan Pembelajaran
      Menyebutkan dan menjabarkan pengertian qada, qadar, sunatullah, ikhtiar, dan     tawakal, serta menerapkan hikmahnya dalam kehidupan sehari-hari

IV. Langkah-Langkah
       1. Pendahuluan
a. Guru memberi salam dan memulai pelajaran dengan mengucapkan basmalah  dan berdoa bersama.
b. Guru memimpin tadarus bersama selama 5–10 menit dengan membuka Al-Qur’an atau halaman tadarus pada buku  Integrasi Budi Pekerti dalam Pendidikan Agama Islam  terbitan Tiga Serangkai.
c. Guru menjelaskan secara singkat materi yang akan dipelajari dengan
d.  Guru menjelaskan secara singkat langkah-langkah pembelajaran yang kompetensi  dasarnya.

2. Kegiatan Inti
Dalam kegiatan inti, guru dan siswa melakukan beberapa kegiatan sebagai
berikut.

a. Eksplorasi
1) Untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan siswa tentang qada, qadar, sunatullah, ikhtiar, dan tawakal, guru mengajukan beberapa pertanyaan dengan contoh sebagai berikut.
a) Tahukah kalian pengertian qada dan qadar?
b) Tahukah kalian pengertian sunatullah, ikhtiar, dan tawakal?
2) Guru memberi pengantar dengan menjelaskan pengertian qada, qadar, sunatullah, ikhtiar, dan tawakal
3) Siswa mencari ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan pengertian qada, qadar, sunatullah, ikhtiar, dan tawakal. pengertian qada, qadar, sunatullah, ikhtiar, dan tawakal.

b. Konsolidasi Pembelajaran
1) Siswa membahas pengertian qada dan qadar, hubungan keduanya,
serta dalil naqli yang menjelaskannya dari sumber yang dimiliki.
2) Siswa berdiskusi tentang sunatullah.
3) Siswa berdiskusi tentang ikhtiar dan tawakal.
4) Siswa merumuskan hikmah dan manfaat beriman kepada qada dan qadar.
5) Guru menggarisbawahi tema-tema yang telah didiskusikan.

c. Pembentukan Sikap dan Perilaku
1) Membahas keimanan terhadap qada dan qadar akan menyadarkan manusia bahwa ia merupakan makhluk yang diciptakan oleh Sang Pencipta yang menguasai segala kehidupannya.
2) Keimanan terhadap qada dan qadar akan mendorong manusia untuk menerima segala yang terjadi dalam hidupnya dengan sabar dan ikhlas. Manusia juga akan mempercayai adanya suatu kehendak yang melebihi kehendaknya.

3. Kegiatan Akhir
a.  Guru meminta siswa untuk sekali lagi mengulang pokok pembahasan tentang keimanan terhadap qada dan qadar.
b.  Guru meminta siswa agar rajin mempelajari pengertian dan hikmah beriman kepada qada dan qadar.
c.  Guru menutup pelajaran dengan membaca doa, hamdalah, dan mengucapkan salam.

V. Sumber/Bahan/Alat
     1. Al-Qur’an dan terjemahnya
     2. Buku  Integrasi Budi Pekerti dalam Pendidikan Agama Islam 3  terbitan Tiga    Serangkai tahun 2007
3. Buku akidah akhlak
4. Ensiklopedi Islam

VI. Penilaian
      Tes tulis, tes sikap, dan portofolio

      A. Tes Tulis
Tes tulis dapat dilakukan dengan menggunakan latihan pada buku        Integrasi Budi Pekerti dalam Pendidikan Agama Islam 3  halaman 128-130

B. Tes Sikap
NO.
PERNYATAAN
SS
S
TS
STS
1.
Seberapa pun musibah yang menimpa, kita tidak boleh menyalahkan takdir




2.
Orang yang berusaha saja tanpa mau berdoa adalah orang yang sombong




3.
Orang yang bermain kepada qodo dan qodar tidak akan tinggi hati jika meraih kesuksesan




4.
Orang yang beriman kepada qodo dan qodar tidak akan putus asa jika tertimpa kegagalan




Keterangan:
SS    = Sangat setuju = 50
S      = Setuju = 40
TS    = Tidak setuju = 10
STS  = Sangat tidak setuju = 0

C. Portofolio
Tes pengalaman dilakukan dengan menggunakan portofolio. Dalam hal ini, guru mencatat pengalaman agama berdasarkan apa yang dilihat, laporan rekan guru atau pegawai lainnya, laporan orang tua siswa, dan jurnal kegiatan keagamaan.





                                                                                    Sindang, 28 Mei 2011

    Mengetahui :                                                            Guru Mata Pelajaran
    Kepala SMA PGRI 2 Sindang





Drs. KUSWAJA   SM.                                                  AL ASY’ARI, S.AG
     NIP. 19521225 197702 1001                                       NIP. 19580715 198503 1011

























            Rencana Pelaksanaan PEMBELAJARAN 


Nomor                              : 09
Mata Pelajaran                : Pendidikan Agama Islam
Kelas/Semester               : XII/II
Pertemuan ke-                 : 22, 23
Waktu                               : 4 jam pelajaran
Standar Kompetensi       : 9. Membiasakan perilaku terpuji
Kompetensi Dasar          : 9.1  Menjelaskan pengertian dan maksud persatuan dan kerukunan
9.2  Menampilkan contoh perilaku persatuan dan kerukunan
9.3 Membiasakan perilaku persatuan dan kerukunan
Indikator                          : 1. Mampu menjelaskan pengertian dan maksud  mem
                                                   hara persatuan
2. Mampu menjelaskan pengertian dan maksud memelihara kerukunan
3. Mampu memelihara persatuan dan kerukunan
                                            4.  Mampu menampilkan beberapa contoh perilaku memelihara persatuan
5. Mampu menampilkan beberapa contoh perilaku memelihara kerukunan
6. Mampu membiasakan perilaku memelihara persatuan
7. Mampu membiasakan perilaku memelihara kerukunan

I. Materi Pembelajaran
Persatuan dan kerukunan

II. Metode Pembelajaran
Ceramah, tanya jawab, dan pemberian tugas

III. Tujuan Pembelajaran
Menjelaskan perilaku memelihara kerukunan dan persatuan serta
menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

IV. Langkah-Langkah
1. Pendahuluan
a.  Guru memberi salam dan memulai pelajaran dengan mengucapkan basmalah  dan berdoa bersama.
b. Guru memimpin tadarus bersama selama 5–10 menit dengan membuka Al-Qur’an atau halaman tadarus pada buku  Integrasi  Budi Pekerti dalam Pendidikan Agama Islam  terbitan Tiga Serangkai.
c.  Guru menjelaskan secara singkat materi yang akan dipelajari dengan kompetensi dasarnya.
d.  Guru menjelaskan secara singkat langkah-langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan.

2. Kegiatan Inti
Dalam kegiatan inti, guru dan siswa melakukan beberapa kegiatan sebagai
Berikut:
a. Eksplorasi
1)    Guru memberi pengantar dengan menjelaskan pengertian akhlak Islam
 2)   Siswa mendengarkan paparan mengenai pengertian persatuan dan kerukunan.                         
 3)   Siswa mendengarkan paparan mengenai contoh-contoh perilaku memelihara persatuan dan kerukunan.
4)    Siswa menggali bahan mengenai persatuan dan kerukunan dari berbagai sumber.

b. Konsolidasi Pembelajaran
1) Siswa berdiskusi tentang pengertian persatuan.
2) Siswa berdiskusi tentang cara-cara memelihara persatuan.
3) Siswa berdiskusi tentang pengertian kerukunan.
4) Siswa berdiskusi tentang cara-cara memelihara kerukunan.
5)Siswa mempraktikkan cara-cara memelihara persatuan dan kerukunan.
6) Guru menggarisbawahi memelihara persatuan dan kerukunan.

c. Pembentukan Sikap dan Perilaku
1) Dengan mempelajari perilaku memelihara persatuan dan kerukunan, kita akan mampu bergaul dengan orang-orang di sekeliling kita secara baik.
2) Dengan menerapkan perilaku tersebut, kita akan mampu menciptakan masyarakat yang kukuh, tenteram, dan damai.

3. Kegiatan Akhir
a.  Guru meminta siswa untuk sekali lagi mengulang dan merenungkan pokok pembahasan tentang perilaku memelihara persatuan dan kerukunan sebagai penutup pertemuan.
b. Guru meminta siswa agar rajin mempelajari hikmah dan manfaat perilaku memelihara persatuan dan kerukunan dalam kehidupan sehari- hari.
c.  Guru menutup pelajaran dengan membaca doa, hamdalah, dan mengucapkan salam.

V. Sumber/Bahan/Alat
1. Al-Qur’an dan terjemahnya
2. Buku  Integrasi Budi Pekerti dalam Pendidikan Agama Islam 3  terbitan Tiga Serangkai tahun 2007
3. Buku akidah akhlak
4. Ensiklopedi Islam

VI. Penilaian
Tes tulis, tes sikap, dan portofolio
A. Tes Tulis
Tes tulis dapat dilakukan dengan menggunakan latihan pada buku        Integrasi Budi Pekerti dalam Pendidikan Agama Islam 3  halaman 143–145.
 B. Tes Sikap

NO.
PERNYATAAN
SS
S
TS
STS
1.
Perpecahan di kalangan umat Islam akan melemahkan umat Islam sendiri




2.
Kita harus menghargai perbedaan di kalangan umat Islam




3.
Kita wajib menaati pemerintah selama tidak bertentangan dengan syariat Islam




4.
Kita tidak boleh menikah dengan orang yang berbeda agama




Keterangan:
SS   = Sangat setuju = 50
S     = Setuju = 40
TS   = Tidak setuju = 10
STS = Sangat tidak setuju = 0

C. Portofolio
Tes pengalaman dilakukan dengan menggunakan portofolio. Dalam hal ini, guru mencatat pengalaman agama berdasarkan apa yang dilihat, laporan rekan guru atau pegawai lainnya, laporan orang tua siswa, dan jurnal kegiatan keagamaan.





                                                                                   Sindang, 28 Mei 2011

    Mengetahui :                                                          Guru Mata Pelajaran
    Kepala SMA PGRI 2 Sindang





Drs. KUSWAJA   SM.                                                 AL ASY’ARI, S.AG
     NIP. 19521225 197702 1001                                      NIP. 19580715 198503 1011
























            Rencana Pelaksanaan PEMBELAJARAN 


Nomor                              : 10
Mata Pelajaran                : Pendidikan Agama Islam
Kelas/Semester               : XII/II
Pertemuan ke-                 : 24, 25
Waktu                               : 4 jam pelajaran
Standar Kompetensi       : 10. Menghindari perilaku tercela
Kompetensi Dasar          : 10.1  Menjelaskan pengertian israf, tabzir, gibah, dan fitnah
10.2 Menjelaskan contoh perilaku israf, tabzir, gibah, dan
fitnah
10.3 Menghindari perilaku israf, tabzir, gibah, dan fitnah dalam kehidupan sehari-hari
Indikator                          : 1. Mampu menjelaskan pengertian israf/tabzir
2. Mampu menjelaskan pengertian gibah
3. Mampu menjelaskan pengertian fitnah
4. Mampu menyebutkan contoh perilaku israf/tabzir dan bahayanya
5. Mampu menyebutkan contoh perilaku gibah dan bahayanya
6. Mampu menyebutkan contoh perilaku fitnah dan
bahayanya
7. Mampu menjelaskan cara-cara menghindari perilaku
israf/tabzir
8. Mampu menjelaskan cara-cara menghindari perilaku gibah
9. Mampu menjelaskan cara-cara menghindari perilaku fitnah
I. Materi Pembelajaran
    Israf, tabzir, gibah, dan fitnah

II. Metode Pembelajaran
      Ceramah, tanya jawab, dan pemberian tugas

III. Tujuan Pembelajaran
       Menjelaskan pengertian israf, tabzir, gibah, dan fitnah serta mampu menghindari
       dan mengambil hikmahnya dalam kehidupan sehari-hari

IV. Langkah-Langkah
1. Pendahuluan
a.  Guru memberi salam dan memulai pelajaran dengan mengucapkan basmalah  dan berdoa bersama.
b. Guru memimpin tadarus bersama selama 5–10 menit dengan membuka Al-Qur’an atau halaman tadarus pada buku  Integrasi Budi Pekerti dalam Pendidikan Agama Islam  terbitan Tiga Serangkai.
c.  Guru menjelaskan secara singkat materi yang akan dipelajari dengan kompetensi dasarnya.
d. Guru menjelaskan secara singkat langkah-langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan.
2. Kegiatan Inti
Dalam kegiatan inti, guru dan siswa melakukan beberapa kegiatan sebagai berikut.
a. Eksplorasi
1) Guru memberi pengantar dengan menjelaskan pengertian akhlak tercela beserta kerugiannya.
2) Guru menjelaskan pengertian dosa besar.
3) Siswa menggali bahan mengenai dosa besar.

b. Konsolidasi Pembelajaran
1) Siswa berdiskusi tentang israf, tabzir, gibah, dan fitnah.
2) Siswa berdiskusi tentang israf/tabzir dan cara menghindarinya.
3) Siswa berdiskusi tentang gibah dan cara menghindarinya.
4) Siswa berdiskusi tentang fitnah dan cara menghindarinya.
5) Guru menggarisbawahi pentingnya menghindari israf, tabzir, gibah, dan fitnah dalam kehidupan sehari-hari.

c. Pembentukan Sikap dan Perilaku
1) Ketika membahas perbuatan israf, tabzir, gibah, dan fitnah tersebut,  kita akan menyadari bahwa perbuatan israf, tabzir, gibah, dan fitnah tersebut sangat berbahaya dalam pergaulan dengan sesama.
2) Dengan menghindari perbuatan dosa tersebut tersebut, akan tercipta hubungan yang harmonis dengan sesama.

3. Kegiatan Akhir
a. Guru meminta siswa untuk sekali lagi mengulang dan merenungkan pokok pembahasan tentang israf, tabzir, gibah, dan fitnah yang meliputi pengertian, bahaya, dan cara menghindarinya
b. Guru meminta siswa agar rajin mempelajari hikmah dan manfaat meng hindari israf, tabzir, gibah, dan fitnah dalam kehidupan sehari-hari.
c. uru menutup pelajaran dengan membaca doa, hamdalah, dan mengucapkan salam.

V. Sumber/Bahan/Alat
     1. Al-Qur’an dan terjemahnya
     2. Buku  Integrasi Budi Pekerti dalam Pendidikan Agama Islam 3  terbitan Tiga Serangkai tahun 2007
    3. Buku akidah akhlak
    4. Ensiklopedi Islam

VI. Penilaian
       Tes tulis, tes sikap, dan portofolio
       A. Tes Tulis
Tes tulis dapat dilakukan dengan menggunakan latihan pada buku  Integrasi Budi Pekerti dalam Pendidikan Agama Islam 3  halaman 143–145.
       B. Tes Sikap

NO.
PERNYATAAN
SS
S
TS
STS
1.
Jika ada teman yang melakukan gibah, kita tidak boleh bergabung




2.
Membicarakan kejelekkan orang tidak dibenarkan, kecuali untuk tujuan yang baik.




3.
Walaupun berlimpah uang, kita tidak boleh membeli barang-barang yang tidak bermanfaat




4.
Orang yang hidup berfoya-foya pasti akan menyesal suatu saat nanti




Keterangan:
SS    = Sangat setuju = 50
S      = Setuju = 40
TS    = Tidak setuju = 10

C. Portofolio
Tes pengalaman dilakukan dengan menggunakan portofolio. Dalam hal ini, guru mencatat pengalaman agama berdasarkan apa yang dilihat, laporan rekan guru atau pegawai lainnya, laporan orang tua siswa, dan jurnal kegiatan
keagamaan.




                                                                                     Sindang, 28 Mei 2011

    Mengetahui :                                                             Guru Mata Pelajaran
  Kepala SMA PGRI 2 Sindang





Drs. KUSWAJA   SM.                                                   AL ASY’ARI, S.AG
     NIP. 19521225 197702 1001                                       NIP. 19580715 198503 1011

























            Rencana Pelaksanaan PEMBELAJARAN 


Nomor                              : 11
Mata Pelajaran                : Pendidikan Agama Islam
Kelas/Semester               : XII/II
Pertemuan ke-                 : 26, 27, 28
Waktu                               : 6 jam pelajaran
Standar Kompetensi       : 11. Memahami hukum Islam tentang waris
Kompetensi Dasar          : 11.1 Menjelaskan ketentuan hukum waris
11.2 Menjelaskan contoh pelaksanaan hukum waris
Indikator                          : 1. Mampu menjelaskan pengertian mawaris
2. Mampu menjelaskan sumber hukum mawaris
3. Mampu menjelaskan kedudukan mawaris
4. Mampu menjelaskan sebab memperoleh dan ter halangnya pewarisan
5. Mampu menjelaskan tentang harta sebelum diwaris
6. Mampu menjelaskan tentang ahli waris
 7. Mampu menjelaskan  fur dul-muqaddarah .
8. Mampu menjelaskan  ‘asabah .
 9. Mampu menjelaskan . hijab
10. Mampu menjelaskan ketentuan wasiat
11. Mampu menjelaskan tentang warisan menurut hukum
adat
12. Mampu menjelaskan tentang warisan menurut UU
Nomor 7 Tahun 1989
13. Mampu menjelaskan tentang pedoman pembagian
harta warisan
14. Mampu mempraktikkan tata cara pembagian harta
warisan
15. Mampu menjelaskan hikmah mawaris
I. Materi Pembelajaran
     Mawaris

II. Metode Pembelajaran
       Ceramah, tanya jawab, dan pemberian tugas

III. Tujuan Pembelajaran
      Menjelaskan ketentuan mawaris dalam Islam, cara pembagiannya, serta mempraktikkannya


IV. Langkah-Langkah
1. Pendahuluan
a. Guru memberi salam dan memulai pelajaran dengan mengucapkan basmalah    dan berdoa bersama.
b. Guru memimpin tadarus bersama selama 5–10 menit dengan membuka Al-Qur’an atau halaman tadarus pada buku  Integrasi Budi Pekerti dalam Pendidikan Agama Islam  terbitan Tiga Serangkai.
c.  Guru menjelaskan secara singkat materi yang akan dipelajari dengan kompetensi dasarnya.
d. Guru menjelaskan secara singkat langkah-langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan.
2. Kegiatan Inti
Dalam kegiatan inti, guru dan siswa melakukan beberapa kegiatan sebagai berikut.
a. Eksplorasi
1) Guru memberi pengantar dengan menjelaskan tujuan diterapkannya syariat Islam.
2) Guru meminta seorang siswa yang dianggap mampu untuk berbicara di depan kelas mengenai ketentuan mawaris sejauh pengetahuannya.
3) Siswa menggali bahan-bahan yang bersangkutan dengan materi tersebut dari referensi yang dimiliki.

b. Konsolidasi Pembelajaran
1) Siswa melakukan kajian kelompok tentang pengertian, sumber hukum, dan kedudukan mawaris.
2) Siswa melakukan kajian kelompok tentang sebab memperoleh dan terhalangnya pewarisan.
3) Siswa melakukan kajian kelompok tentang harta sebelum diwaris dan ahli waris.
4) Siswa melakukan kajian kelompok tentang  fur u dul- .muqaddarah, - ‘a sabah , dan . hij ab . .
5) Siswa melakukan kajian kelompok tentang wasiat.
6) Siswa melakukan kajian kelompok tentang warisan menurut UU Nomor 7) Tahun 1989 dan tata cara pembagian harta warisan. harta warisan sesuai                           
     hukum Islam.
8) Guru menggarisbawahi pentingnya pembagian harta warisan yang sesuai hukum Islam di kalangan umat Islam.

c. Pembentukan Sikap dan Perilaku
1) Dengan mempelajari tata cara pembagian harta warisan kita mengerti aturan yang sesuai mengenai hal-hal tersebut. Dengan demikian, kita akan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
2) Mengerjakan hukum Islam merupakan kunci kebahagiaan manusia, baik di dunia maupun di akhirat. Oleh karena itu, siswa harus mampu mewujudkannya.

3. Kegiatan Akhir
a. Guru meminta siswa untuk sekali lagi mengulang pokok pembahasan mengenai tata cara pembagian harta warisan sebagai penutup pertemuan.
b. Guru meminta siswa agar rajin mempelajari hikmah dan manfaat pelak sanaan tata cara pembagian harta warisan dalam kehidupan sehari-hari.
c. Guru menutup pelajaran dengan membaca doa, hamdalah, dan mengu capkan salam.

V. Sumber/Bahan/Alat
     1. Al-Qur’an dan terjemahnya
     2. Buku  Integrasi Budi Pekerti dalam Pendidikan Agama Islam 3  terbitan Tiga   Serangkai tahun 2007
     3. Buku fikih
     4. Ensiklopedi Islam

VI. Penilaian
     Tes tulis, tes sikap, dan portofolio


     A. Tes Tulis
Tes tulis dapat dilakukan dengan menggunakan latihan pada buku        Integrasi Budi Pekerti dalam Pendidikan Agama Islam 3  halaman 170–172.

B. Tes Sikap

NO.
PERNYATAAN
SS
S
TS
STS
1.
Sebagai umat Islam, seharusnya kita mnggunakan
syariat Islam dalam pembagian harta warisan




2.
Dalam hukum Islam, anak tertua tidak mesti  mendapat pembagian harta warisan yg terbanyak




3.
............................




4.
...................................





C. Portofolio
Tes pengalaman dilakukan dengan menggunakan portofolio. Dalam hal ini, guru mencatat pengalaman agama berdasarkan apa yang dilihat, laporan rekan guru atau pegawai lainnya, laporan orang tua siswa, dan jurnal kegiatan keagamaan.



                                                                                     
                                                                                   Sindang, 28 Mei 2011

      Mengetahui :                                                         Guru Mata Pelajaran
    Kepala SMA PGRI 2 Sindang




Drs. KUSWAJA   SM.                                                AL ASY’ARI, S.AG
     NIP. 19521225 197702 1001                                       NIP. 19580715 198503 1011



















                Rencana Pelaksanaan PEMBELAJARAN 



Nomor                              : 12
Mata Pelajaran                : Pendidikan Agama Islam
Kelas/Semester               : XII/II
Pertemuan ke-                 : 29, 30
Waktu                               : 4 jam pelajaran
Standar Kompetensi       : 12. Memahami perkembangan Islam di dunia
Kompetensi Dasar          : 12.1 Menjelaskan perkembangan Islam di dunia
                                           12.2 Menampilkan contoh perkembangan Islam di dunia
                                           12.3 Mengambil hikmah dari perkembangan Islam di  dunia
Indikator                          : 1. Mampu menjelaskan perkembangan Islam di Asia
                                 2. Mampu menjelaskan perkembangan Islam di Afrika
3. Mampu menjelaskan perkembangan Islam di Eropa
4. Mampu menjelaskan perkembangan Islam di Amerika
5. Mampu menjelaskan perkembangan Islam di Australia
6. Mampu menjelaskan manfaat sejarah perkembangan Islam di dunia
7. Mampu menyebutkan contoh-contoh peristiwa perkembangan Islam di Asia
8. Mampu menyebutkan contoh-contoh peristiwa perkembangan Islam di Afrika
9. Mampu menyebutkan contoh-contoh peristiwa perkembangan Islam di Eropa
10.Mampu menyebutkan contoh-contoh peristiwa perkembangan Islam di Amerika
11.Mampu menyebutkan contoh-contoh peristiwa perkembangan Islam di Australia
12.Mampu mengidentifikasi hikmah perkembangan Islam di dunia
13.Mampu menjelaskan hikmah perkembangan Islam di dunia

I. Materi Pembelajaran
Perkembangan Islam di dunia

II. Metode Pembelajaran
Ceramah, tanya jawab, dan pemberian tugas

III. Tujuan Pembelajaran
Menjelaskan perkembangan Islam di dunia serta menerapkan nilai-nilai sejarah
dalam kehidupan sehari-hari

IV. Langkah-Langkah
1. Pendahuluan
a.  Guru memberi salam dan memulai pelajaran dengan mengucapkan basmalah  dan berdoa bersama.
b. Guru memimpin tadarus bersama selama 5–10 menit dengan membuka Al-Qur’an atau halaman tadarus pada buku  Integrasi Budi Pekerti dalam Pendidikan Agama Islam  terbitan Tiga Serangkai.
c.  Guru menjelaskan secara singkat materi yang akan dipelajari dengan kompetensi dasarnya.
d. Guru menjelaskan secara singkat langkah-langkah pembelajaran yang akan dilaksanakan.

2. Kegiatan Inti
Dalam kegiatan inti, guru dan siswa melakukan beberapa kegiatan sebagai berikut.
a. Eksplorasi
1) Guru memberi pengantar dengan menjelaskan pengertian ilmu tarikh, faktor-faktor yang mendorong perkembangannya, serta manfaat mempelajarinya.
2) Siswa mendengarkan penjelasan secara ringkas mengenai perkem bangan Islam di dunia.
3) Siswa menggali bahan yang bersangkutan dengan perkembangan Islam di dunia.
4)Guru menggarisbawahi pentingnya mempelajari sejarah perkem bangan Islam di dunia.

b. Konsolidasi Pembelajaran
1) Siswa merangkum materi yang didapatkan dari penggalian bahan di atas.
2) Siswa melakukan kajian kelompok tentang latar belakang dan cara- cara masuknya Islam di benua Asia.
3) Siswa melakukan kajian kelompok tentang latar belakang dan cara- cara masuknya Islam di benua Afrika.
4) Siswa melakukan kajian kelompok tentang latar belakang dan cara- cara masuknya Islam di benua Eropa.
5) Siswa melakukan kajian kelompok tentang latar belakang dan cara- cara masuknya Islam di benua Amerika.
6) Siswa melakukan kajian kelompok tentang latar belakang dan cara- cara masuknya Islam di benua Australia.
7) Siswa mengkaji pengaruh perkembangan Islam di dunia terhadap perkembangan Islam di Indonesia.
8) Guru menggarisbawahi pentingnya pemahaman terhadap sejarah perkembangan Islam di dunia.

c. Pembentukan Sikap dan Perilaku
1) Usaha pengembangan Islam di dunia memberi teladan kepada kita mengenai kesungguhan, kesabaran, dan ketabahan dalam perjuangan.
2) Para ulama penyiar Islam merupakan teladan bagi semua umat
Islam dalam kehidupan.

3. Kegiatan Akhir
a. Guru meminta siswa untuk sekali lagi mengulang pokok pembahasan tentang perkembangan Islam di dunia.
b. Guru meminta siswa agar merenungkan kisah perjuangan para penyiar Islam serta meneladani dan menerapkannya dalam kehidupan sehari- hari.
c. Guru menutup pelajaran dengan membaca doa, hamdalah, dan mengucapkan salam.

V. Sumber/Bahan/Alat
     1. Al-Qur’an dan terjemahnya
     2. Buku  Integrasi Budi Pekerti dalam Pendidikan Agama Islam 3  terbitan Tiga Serangkai tahun 2007
3. Buku tarikh
4. Ensiklopedi Islam

VI. Penilaian
      Tes tulis, tes sikap, dan portofolio
      A. Tes Tulis
Tes tulis dapat dilakukan dengan menggunakan latihan pada buku        Integrasi Budi Pekerti dalam Pendidikan Agama Islam 3  halaman 187–188.

B. Tes Sikap

NO.
PERNYATAAN
SS
S
TS
STS
1.
Saya bangga dengan negara-negara yang mayorit as penduduknya beragama Islam




2.
Umat Islam di seluruh dunia harus bersatu padu




3.
............................




4.
...................................





C. Portofolio
Tes pengalaman dilakukan dengan menggunakan portofolio. Dalam hal ini, guru
mencatat pengalaman agama berdasarkan apa yang dilihat, laporan rekan guru
atau pegawai lainnya, laporan orang tua siswa, dan jurnal kegiatan keagamaan.




                                                                                     Sindang, 28 Mei 2011

     Mengetahui :                                                            Guru Mata Pelajaran
     Kepala SMA PGRI 2 Sindang





Drs. KUSWAJA   SM.                                                  AL ASY’ARI, S.AG
     NIP. 19521225 197702 1001                                       NIP. 19580715 198503 1011












                Daftar Pustaka


Badan Standar Nasional Pendidikan. 2006. ”Panduan Penyusunan Kurikulum   Tingkat Satuan Pendidikan Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah”. Jakarta: BSNP.

Depdiknas. 2006. ”Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah”. Jakarta: Depdiknas.

________ . 2006. ”Permendiknas Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi
Lulusan untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah”. Jakarta: Depdiknas.

________ . 2006. ”Permendiknas Nomor 24 Tahun 2006 tentang Pelaksanaan Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi untuk Pendidikan Dasar dan Menengah dan Permendiknas Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan untuk Satuan Pendidikan Dasar dan  Menengah”. Jakarta: Depdiknas.

Haludhi, Khuslan dan Abdurrohim Sa’id. 2007.  Integrasi Budi Pekerti dalam Pendidikan Agama Islam SMA 3 untuk Kelas XII . Solo: PT Tiga Serangkai.            

PP Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.

Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar